9 Jenis Titik Nadi Manusia yang Perlu Anda Ketahui

9 Jenis Titik Nadi Manusia yang Perlu Anda Ketahui

7 April 2025

Mengetahui titik nadi manusia adalah pengetahuan umum yang seharusnya dimiliki semua orang; tidak hanya tenaga medis. Setiap orang harus mengetahui cara mengukur denyut jantung manusia hingga memberikan pertolongan pertama jika terdapat kejadian henti jantung.  

Mari baca blog ini untuk mengetahui dimana letak titik nadi manusia dan bagaimana informasi ini bisa membantu dalam situasi darurat.

Apa itu Titik Nadi? 

Titik nadi adalah lokasi di tubuh di mana Anda bisa merasakan denyut jantung melalui permukaan kulit karena adanya pembuluh arteri besar yang letaknya dekat dengan permukaan kulit. Biasanya, titik ini digunakan untuk mengecek detak jantung, menentukan sirkulasi darah, atau menilai kondisi seseorang saat pingsan atau tidak sadar.  

Denyut Nadi Normal per Menit 

Mengetahui jumlah denyut nadi per menit bisa membantu Anda mengenali apakah seseorang berada dalam kondisi normal atau sedang mengalami gangguan medis.

Kelompok Usia Denyut Nadi Normal (BPM)
Bayi (0 hingga 4 bulan) 100 hingga 205 bpm
Bayi (4 bulan hingga 1 tahun) 100 hingga 180 bpm
Batita (1 hingga 3 tahun) 98 hingga 140 bpm
Balita (3 hingga 5 tahun) 80 hingga 120 bpm
Anak-anak (5 hingga 12 tahun) 75 hingga 118 bpm
Remaja (13 hingga 17 tahun) 60 hingga 100 bpm
Dewasa 60 hingga 100 bpm

bpm = beats per minute. Angka ini adalah rentang umum untuk kondisi istirahat. Jika denyut terlalu cepat (takikardia) atau terlalu lambat (bradikardia), maka bisa jadi ada masalah serius yang butuh penanganan cepat.

Dimana Saja Letak Titik Nadi Manusia?

Gambar Titik Nadi Manusia

Ada banyak titik nadi di tubuh manusia, tapi berikut ini adalah 9 titik nadi utama yang sering digunakan dalam pemeriksaan medis dan pertolongan pertama.  

  1. Arteri Karotis

    Arteri karotis adalah pembuluh darah besar di leher, terletak di kedua sisi trakea ( tenggorokan). Ini adalah titik paling umum diperiksa saat seseorang tak sadarkan diri. Ketika memeriksa denyut nadi di titik ini, tekan salah satu sisi saja. 

  2. Arteri Radialis

    Terletak di pergelangan tangan. Mudah diakses dan sering digunakan untuk mengukur detak jantung secara rutin. Ini adalah titik nadi yang paling sering dipakai untuk cek nadi sehari-hari.

  3. Arteri Brachialis

    Titik nadi ini terletak di bagian dalam lengan atas, dekat lipatan siku. Umumnya digunakan pada bayi saat mengukur tekanan darah atau denyut, karena lebih mudah ditemukan dibanding titik lain pada tubuh bayi.

  4. Arteri Temporalis

    Arteri temporalis berada di sisi kepala, dekat pelipis. Bisa digunakan pada bayi atau ketika titik lain sulit diakses. Jika terasa nyeri saat ditekan, bisa jadi tanda peradangan pada arteri.

  5. Arteri Femoral

    Terletak di selangkangan, di mana paha bertemu dengan tubuh. Digunakan dalam situasi darurat untuk mengecek sirkulasi ke kaki atau saat titik nadi lain tidak bisa dirasakan.

  6. Arteri Poplitea

    Berada di belakang lutut. Biasanya digunakan untuk mengecek sirkulasi darah ke tungkai bawah. Titik ini agak sulit diraba dan butuh tekanan yang lebih dalam.

  7. Arteri Dorsalis Pedis

    Terdapat di punggung kaki, antara ibu jari dan jari kedua. Penting untuk menilai sirkulasi ke kaki, khususnya pada pasien diabetes atau gangguan pembuluh darah perifer.

  8. Arteri Posterior Tibialis

    Berada di belakang pergelangan kaki (ankle bone) bagian dalam. Jadi titik penting untuk pemeriksaan sirkulasi ke kaki. Jika tidak terasa, bisa jadi tanda sirkulasi buruk di kaki bawah.

  9. Arteri Subklavia

    Terletak di bawah tulang selangka. Tulang yang terletak di kanan dan kiri dada bagian atas, tepat di bawah leher. Digunakan dalam kondisi medis khusus oleh profesional. 

Kenapa Penting Mengetahui Titik Nadi?

Karena dalam kondisi darurat, seperti serangan jantung, pingsan mendadak, atau kecelakaan, memeriksa titik nadi bisa memberi informasi penting tentang kondisi korban.

Tahu letak titik nadi = bisa bertindak lebih cepat. Dan kecepatan itu bisa jadi penentu antara hidup dan tidaknya seseorang.

FAQ

Titik Nadi & Peran Penting AED dalam Keadaan Darurat

Bayangkan ada seseorang yang kolaps tiba-tiba. Anda cek titik nadinya, dan tidak terasa denyut. Ini artinya detak jantungnya berhenti dan di sinilah peran AED menjadi sangat krusial. AED (Automated External Defibrillator) adalah alat penyelamat nyawa yang bisa memulihkan irama jantung dengan memberi kejutan listrik. 

Fakta: Penanganan dengan AED dalam 3 hingga 5 menit pertama bisa meningkatkan peluang hidup korban hingga 70%!

Memahami titik nadi manusia adalah life skill penting. Dalam kondisi darurat, bisa mengecek nadi dengan cepat bisa mempercepat keputusan untuk melakukan CPR atau menggunakan AED. Jika Anda butuh AED berkualitas untuk keselamatan tim atau keluarga, kunjungi kurniateknologi.com dan temukan solusi AED terbaik untuk kebutuhan Anda. 

Referensi

  1. Cleveland Clinic. (2026, April 06). Heart Rate.
  2. Cleveland Clinic. (2026, May 18). What Are Pulse Points? Locations and Purpose.
  3. Mass General Brigham. (2026, June 30). Tachycardia vs. Bradycardia.

Contact Us

PT. Kurnia Teknologi Indonesia Jl. Griya Agung No.47-48, RT.2/RW.20, Sunter Agung, Tj. Priok, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14350, Indonesia
info@kurniateknologi.com
021 658 38222

Search